1801378184
Kamis,
28 Mei 2015
Pendidikan
Anak Usia Dini (PAUD)
Day
3
Hari ketiga ku di PAUD Tunas Melati. Hari ini sedikit
berbeda dengan kemarin. Hari ini, siswa PAUD mengenakan pakaian batik,
sementara kami berkolaborasi dengan kelompok pengajar lain, yaitu kakak Dilla.
Karena aku tidak membawa materi, Dilla yang akan memberikan pengajaran tentang
warna dan origami. Aku sempat membelikan kertas origami dalam perjalananku
menuju sekolah PAUD. Sambil menunggu kelas dimulai, aku bermain dengan
anak-anak yang sudah datang. Kami bermain kursi ayun, perosotan, dan
jungkat-jungkit. Mereka cukup antusias denganku. Aku senang karena kami sudah
mulai akrab, bahkan mereka menanyakan permainan yang ada di Smartphone ku. Mereka benar-benar
penasaran dengan hal-hal yang baru.
Saat bermain, anggota kelompok Dilla mulai berdatangan.
Mereka masuk ke dalam dan membicarakan hal penting dengan Bunda dan Ibu Guru. Tepat
pukul 8 pagi, Ibu Guru menekan boneka yang mengeluarkan bunyi-bunyian lucu
sebagai tanda bel masuk. Anak-anak segera berteriak sambil berlarian ke dalam
kelas. Mereka menjalani sesi pembuka dengan lantunan doa, lalu Bunda
mempersilahkan Dilla dan kelompoknya untuk memberikan materi. Aku dan kelompok
Dilla membawa kertas origami dengan berbagai warna dan mulai menanyakan
warna-warna yang ditampilkan. Sungguh luar biasa, mereka sudah hafal
warna-warna. Agar lebih menantang, Bunda menyarankan agar anak-anak menyebutkan
warna yang ditampilkan dengan Bahasa Inggris. Beberapa warna disebutkan dengan
lancar, tapi begitu aku tunjukkan warna coklat, mereka berpikir sejenak. Bunda
memberi mereka petunjuk dan mereka berhasil menjawab semua warna dalam Bahasa
Inggris dengan benar. Untuk anak usia dini, mereka sangat pintar, mulai dari
mewarnai, membaca, bahkan berbahasa Inggris.
Untuk memperamai suasana, Sarah, teman Dilla mengajak
anak-anak untuk membuat pesawat dari kertas origami. Kelas mendadak gaduh, kami
mulai bergerak untuk membimbing anak-anak melipat-lipat kertas hingga menjadi
sebuah pesawat. 15 menit berlalu, pesawat anak-anak sudah selesai dan siap
untuk diterbangkan. Sarah mengarahkan anak-anak untuk menuliskan nama mereka di
pesawat tersebut, lalu kami semua mengambil posisi menerbangkan pesawat, dengan
aturan jarak terjauh menjadi pemenangnya. Di saat bersamaan, mereka semua
menerbangkan pesawat-pesawat kertas. Mereka mulai tertawa-tawa dan berdebat
siapa yang menjadi pemenangnya. Selain
pesawat, kami juga mengajarkan anak-anak untuk membuat sebuah piano dari kertas
origami. Sedikit sulit untuk mereka. Mereka belum terbiasa menggerakkan jari
dalam variasi melipat origami. Setelah piano selesai dibuat, kami mengajak
anak-anak untuk menulis nama mereka di piano kertas tersebut dan menempelkan
piano ke papan PAUD Tunas Melati yang sudah disediakan Bunda sebagai
kenang-kenangan.
Pemberian materi telah usai. Sehubungan dengan
berakhirnya pengajaran Dilla dan kelompoknya di PAUD tersebut, mereka memberi
kenang-kenangan berupa bola-bola mainan, pensil warna, dan krayon untuk PAUD
Tunas Melati. Tak lupa mereka berpamitan dan mohon maaf bila ada kesalahan. Kami
juga sempat berfoto perpisahan dengan Ibu Guru dan Bunda. Hari itu, anak-anak
lebih bersemangat dalam melantunkan doa. Mereka pulang dengan senang setelah menerima
pengajaran baru yang menarik dan menyenangkan.
Berekreasi adalah hak setiap anak, pembelajaran untuk
anak akan lebih efektif ketika diimplementasikan ke dalam rekreasi. Melalui
PAUD inilah, anak-anak menerima hak-hak nya yang kelak menjadi bekal berharga
di masa mendatang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar